Medan - Pada minggu 22/2/26 Memperingati satu tahun berdirinya organisasi, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Rakyat Sumatera Utara menginisiasi aksi lingkungan bertajuk Satu Anggota Satu Pohon. Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan nasional yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah di Indonesia sesuai dengan arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Rakyat.
Di Sumatera Utara, aksi tanam pohon dipusatkan di kawasan Medan Johor, Minggu (22/2/2026). Sejak pagi hari, jajaran pengurus DPW, kader, dan warga sekitar tampak antusias mengikuti kegiatan yang bertujuan memperkuat kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan, khususnya di wilayah perkotaan.
Ketua DPW Gerakan Rakyat Sumut bersama Sekretaris Wilayah (Sekwil) DPW Sumut, Feriwanto Nainggolan, SE, secara langsung membuka rangkaian kegiatan dengan melakukan penanaman pohon perdana. Penanaman ini menjadi simbol dimulainya gerakan hijau yang diharapkan tidak berhenti pada peringatan hari jadi semata, tetapi berlanjut sebagai program berkesinambungan.
Dalam pernyataannya kepada Fakta Rakyat News, Ketua DPW Gerakan Rakyat Sumut menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap kondisi lingkungan hidup yang semakin terdesak oleh laju pembangunan.
“Pohon adalah paru-paru bumi. Kota Medan sebagai kota besar membutuhkan ruang hijau agar kualitas udara tetap terjaga. Melalui gerakan ini, kami ingin berkontribusi nyata, sekecil apa pun, demi keberlangsungan lingkungan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, momentum ulang tahun pertama Gerakan Rakyat dipilih sebagai titik refleksi arah perjuangan organisasi agar selalu berpihak pada kepentingan rakyat dan keberlanjutan alam.
“Kami ingin ulang tahun ini diisi dengan aksi, bukan sekadar seremonial. Menanam pohon berarti menanam harapan bagi masa depan,” tambahnya.
Sementara itu, Sekwil DPW Gerakan Rakyat Sumut, Feriwanto Nainggolan, SE, menyampaikan bahwa kegiatan tanam pohon dilakukan serentak di seluruh Indonesia sebagai bentuk konsistensi gerakan dan kepatuhan terhadap garis kebijakan organisasi.
“Ini adalah instruksi langsung dari DPP dan dilaksanakan oleh seluruh DPW. Gerakan Rakyat ingin menegaskan bahwa isu lingkungan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah,” kata Feriwanto.
Menurutnya, konsep satu anggota satu pohon mengandung pesan moral agar setiap kader memiliki rasa tanggung jawab personal terhadap alam.
“Setiap pohon yang ditanam harus dirawat. Filosofinya sama dengan berorganisasi, dibutuhkan komitmen dan kepedulian yang berkelanjutan,” jelasnya.
Aksi tanam pohon ini mendapat respons positif dari masyarakat sekitar. Warga menilai kegiatan tersebut membawa dampak langsung bagi lingkungan tempat tinggal mereka yang selama ini minim ruang hijau.
“Kami mengapresiasi kegiatan ini. Lingkungan jadi lebih asri dan sejuk. Semoga ke depan semakin banyak pihak yang peduli dengan penghijauan,” ujar salah seorang warga.
Warga lainnya berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin dan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat.
Melalui gerakan tanam pohon ini, DPW Gerakan Rakyat Sumut menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dengan kerja nyata. Tidak hanya memperjuangkan nilai kebangsaan dan sosial, organisasi ini juga menempatkan kelestarian lingkungan sebagai bagian penting dari perjuangan rakyat di era modern.
0 Komentar